Cari Disini

Kamis, 22 Maret 2018

tugas kuliah : Makalah tentang Manfaat Internet bagi Pelajar di dalam Pendidikan


Makalah tentang
Manfaat Internet bagi Pelajar di dalam Pendidikan
 






Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Teknik Penulisan Karya Ilmiah :

Dosen Pengampu :
Dra. Sinta Saraswati, M,Pd .Kons

SALMAN
1301410005
Rombel 3

JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2011

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur saya panjatkatkan kehadirat Allah S.W.T berkat rahmatnya saya di beri kesehatan dan kemudahan dalam menyelesaikan makalah ini. Tanpa rahmat Allah mungkin saya tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.

Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui seberapa besar pengaruh internet di kalangan pelajar yang disajikan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah S.W.T akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Makalah ini memuat tentang “Manfaat Internet bagi Pelajar di dalam Pendidikan ” dan sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Internet memberikan manfaat yang begitu besar tetapi di lain pihak internet menjadi suatu media informasi yang tidak mudah untuk di batasi. berbagai macam informasi dalam berbagai bentuk dan tujuan bercampur menjadi satu di mana untuk mengaksesnya hanya perlu satu sentuhan jari saja.
Berbagai informasi dengan mudah didistribusikan kepada pemakai internet. Terlepas dari dampak yang mungkin akan timbul, internet tetap merupakan suatu teknologi baru di bidang komputer dan komunikasi yang mampu memberikan berbagai kemudahan bagi para pemaikainya. Dalam beberapa tahun ke depan dapat di pastikan bahwa internet akan menjadi tulang punggung perkembangan komputer.
Judul makalah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap Pelajar Indonesia.

B. RUMUSAN MASALAH
Sesuai dengan judul makalah ini “Manfaat Internet bagi pelajar di dalam Pendidikan”, terkait dengan program dan fasilitas di setiap sekolah terhadap teknologi informatika.
Berkaitan dengan judul, maka masalahnya dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1. Bagaimana peran guru dalam proses pembelajaran menyikapi perilaku siswa saat menggunakan internet di sekolah ?
2. Bagaimana cara agar siswa tidak terjerumus hal-hal yang negatif dengan membuka situs-situs pornografi yang menyebabkan siswa tersebut akan berbuat kriminal  ?
Berdasarkan judul dan tema makalah, dapat di ambil suatu permasalahan yang di hadapi yakni seberapa pentingnya guru dalam memberi bimbingan agar siswanya tidak terjerumus hal-hal yang bersifat negatif.

C. TUJUAN PENULISAN
Penelitian ini dilakukan untuk dapat memenuhi tujuan-tujuan yang bermanfaat bagi semua orang. Tujuan secara rinci dari penulisan makalah ini adalah :
1.      Mengetahui kegunaan internet.
2.      Pengaruh internet bagi pelajar Indonesia.
3.      Mengetahui informasi lebih luas di seluruh dunia.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Manfaat Internet bagi Pelajar

             Internet membuat dunia seolah tanpa abatas. Tanpa beranjak dari kursi warnet saja seseorang dapt berkeliling dunia, bertemu dan mengobrol dengan orang banyak, berkunjung ke banyak tempat, membaca banyak buku, dan memperoleh banyak nformasi terbaru. Keunggulan inilah yang di berikan oleh para pelajar.
             Lalu seberapa besarkah manfaat internet bagi para pelajar ? Tidaklah para pelajar lebih banyak menggunakan internet untuk bermain-main atau bahkan membuka situs-situs bermuatan pornografi?
             Sebagai sebuah bentuk teknologi internet bebas nilai. Ibarat koin yang memiliki dua sisi, sama seperti semua hal lain di dunia in. Satu sisi memberi manfaat positif, satu sisi lagi memberikan dampak negatif.
B. Manfaat Internet dalam Pendidikan

            Internet merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi, dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit dicari secara nyata. melalui akses dunia maya internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan. Dalam dunia pendidikan internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan serta sharing riset antarsiswa terutama dengan mereka yang berjauhan tempat tinggalnya.


C. Dampak Positif Internet

Manfaat internet bagi pelajar antara lain :
1. Membuat pelajar terbiasa dengan teknologi komputter dan informasi
Pelajar bukan hanya menjadi “gaptek” alias gagap teknologi jika tak menguasai internet, namun juga akan kalah langkah dalam menuju masa depan yang penuh persaingan. Selain itu saat ini tak sedikit perguruan tinggi yang melakukan beberapa perkuliahan secara online.
2. Bahan pelajaran dan pengayaan
Materi pelajaran yang disampaikan guru sering tidak tuntas karena keterbatasan waktu. Pelajar dapat memperkaya dan memperdalam materi itu sendiri dengan memanfaatkan internet. Belajar tidak dilakukan hanya untuk mengejar angka namun juga untuk mempersiapkan meraih sukses di masa depan.
3.Memperluas wawasan
Bnayaknya informasi tidak hanya yang lokal namun juga global, yang dpat diperoleh melalui internet membuat wawasan para pelajar menjadi lebih terbuka.
4. Sarana komunikasi
Adanya layanan e-mail dan jejaringan sosial memudahkan pelajar berkomunikasi dengan pelajar lain yang berbeda sekolah, kota, bahkan negara.

 D. Dampak Negatif dari Internet
Kita memang tidak bisa menutup mata mengenai dampak negatif dari internet di kalangan pelajar seperti :
1. Pornografi
Tak cuma membuka situs-situs yang bermuatan porografi, namun ada juga yang menjadi pelaku pornografi itu sendiri. Tk sulit untuk mengunggah foto-foto, rekaman, atau video melalui internet.
2. Kecanduan game online
Keasyikan bermain game online ini sering membuat pelajar lupa waktu, melalaikan pelajaran, tak memperdulikan kesehatan (lupa makan, lupa istirahat bejam-jam menatap layar komputer), hingga bersikap boros (mulai dengan menghabiskan uang jajan pribadi, hingga uang spp atau uang membeli buku demi bermain game online).
3. Kecanduan jejaringan sosial
Jejaringan sosial seperti facebook, twitter sering membuat pelajar lupa belajar.
            Namun berdasarkan buku rahmatan lil’alamin nafsu Lawwamah  cenderung berbuat serakah, malas, selalu mengejar kenikmatan seperti halnya menggunakan internet dengan tidak semestinya, itu termasuk perbuatan-perbuatan yang tidak di sukai Allah S.W.T dan yang melakukannya akan berdosa.  

BAB III
PENUTUP

A. SIMPULAN
Berdasarkan  pembahasan “Manfaat Internet bagi Pelajar di dalam Pendidikan” dapat disimpulkan bahwa :
Peranan sekolah sangat menunjang peserta didik untuk menguasai teknologi informatikat dan berprestasi, Terutama guru sangat berperan penting untuk membimbing peserta didik agar dapat berpikir positif dan tidak terjerumus dalam kecanduan internet yang dapat menyebabkan siswa lupa belajar dengan begitu para siswa menjadi suka mencari informasi yang baik dari internet meskipun ada beberapa yang masih ebuka situs bermuatan negative. Jadi tidak semua siswa menggunakan internet dengan hal yang negative tetapi internet bagi kebanyakan siswa sangat mendukung proses pembelajaran di sekolah.


B. SARAN
Bertolak dari peranan guru yang begitu banyak sumbangsihnya dalam pelaksanaan program teknologi dan informatiaka internet di sekolah, penyusun memberikan saran sebagai berikut:
  1. Sebaiknya setiap guru perlu mengawasi siswanya di setiap berada di dalam laboratorium komputer.
  2. Guru harus membimbing muridnya agar tidak membuka situs-situs pornografi.
  3. Di laboratorium komputer di lengkapi CCTV.
DAFTAR PUSTAKA

Elmubarok, Zaim., Rahmatan Lil’alamin

Makalah tentang Motivasi Belajar Mahasiswa Semester Awal


Makalah tentang
Motivasi Belajar Mahasiswa Semester Awal
 



LAMBANNG UNNES LAMA




Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Teknik Penulisan Karya Ilmiah :

Dosen Pengampu :
Dra. Sinta Saraswati, M,Pd .Kons

Ananda
1301417009
Rombel 3

JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2011

KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur saya panjatkatkan kehadirat Allah S.W.T berkat rahmatnya saya di beri kesehatan dan kemudahan dalam menyelesaikan makalah ini. Tanpa rahmat Allah mungkin saya tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik.

Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui seberapa besar motivasi belajar mahasiswa semester awal yang disajikan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah S.W.T akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.

Makalah ini memuat tentang “Motivasi Belajar Mahasiswa Semester Awal ” dan sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.

Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
            Menjadi mahasiswa sangat diidamkan oleh sebagian anak muda. Terbukti, pendaftar perguruan tinggi (PT), baik negeri maupun swasta, dari tahun ke tahun selalu meningkat. Mahasiswa ditempatkan pada strata tinggi di masyarakat. Mereka diberi predikat agen perubahan, sosok idealis, cerdas, pandai, sukses, dan dikenal sebagai penggerak reformasi. Barangkali itulah yang membuat kaum muda menjadi mahasiswa.

            Namun ada hal lain yang perlu diperhatikan calon mahasiswa. Itulah pergaulan dan gaya hidup. Gaya hidup mahasiswa berbeda dari siswa. Siswa masih sepenuhnya dibimbing guru di sekolah. Adapun mahasiswa dianggap sebagai orang dewasa yang dibebaskan.

            Jangan lupa, mahasiswa wajib menjaga nilai-nilai luhur di masyarakat. Jangan malah merusak tatanan moral. Coba perhatikan pergaulan metropolitan ala mahasiswa saat ini. Tata krama dan sopan santun dilupakan. Dengan alasan agar diterima dalam komunitas, mahasiswa terbawa arus pergaulan bebas. Sikap labil dan mencari jati diri membuat mereka mudah terprovokasi. Karena itu, sebagai orang dewasa, kita harus mampu membedakan yang baik dan buruk serta tetap menjadi diri sendiri.

            Aktivitas mahasiswa yang hanya kos, kampus, dan kantin menambah besar peluang untuk dunia gemerlap (dugem) — pergaulan yang tak bermanfaat. Mahasiswa tipe itu memiliki banyak waktu luang untuk hura-hura yang tak jelas.a
Sebaiknya salurkan kreativitas untuk kegiatan yang jelas dan bermanfaat. Bergabunglah dengan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang sesuai dengan minat dan bakat sehingga jadi solusi untuk menyalurkan waktu, tenaga, dan pikiran ke hal positif dan jelas.

Judul makalah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap masa depan mahasiswa Indonesia.



B. RUMUSAN MASALAH
Sesuai dengan judul makalah ini “Motivasi Belajar Mahasiswa Semester Awal”, terkait dengan maslah-maslah mahasiswa untuk menyesuaikan diri pada semester awal.
Berkaitan dengan judul, maka masalahnya dapat diidentifikasi sebagai berikut :
1. Bagaimana peran mahasiswa dalam proses pembelajaran menyikapi cara belajar yang di tuntut untuk kreatif dan kritis?
2. Bagaimana cara agar mahasiswa tidak terjerumus hal-hal yang negatif di lingkungan kos dan kampus  ?
Berdasarkan judul dan tema makalah, dapat di ambil suatu permasalahan yang di hadapi yakni seberapa pentingnya kemandirian dalam memberi menyesuaikan diri dengan suasana yang baru dan di tuntut mandiri agar tidak terbawa pergaulan bebas.

C. TUJUAN PENULISAN
Penelitian ini dilakukan untuk dapat memenuhi tujuan-tujuan yang bermanfaat bagi semua orang. Tujuan secara rinci dari penulisan makalah ini adalah :
1.      Mengetahui sebatas mana mahasiswa dapat mandiri di luar kota.
2.      Pengaruh mahasiswa di dalam lingkungan masyarakat sekitar.
3.      Mahasiswa dapat berfikir kritis sebagai prantara masyarakat (again of changes group).

 BAB II
PEMBAHASAN

A. Perilaku Belajar Mahasiswa di Indonesia
            Belajar merupakan hak setiap orang, akan tetapi kegiatan belajar di suatu perguruan tinggi merupakan suatu hak istimewa karena hanya orang yang memenuhi syarat saja yang berhak belajar di lembaga pendidikan tinggi tersebut.

            Dengan pengakuan tersebut, harapan adalah bahwa seorang yang telah mengalami proses belajar secara formal akan mempunyai wawasan, pengetahuan, keterampilan, kepribadian dan perilaku tertentu sesuai dengan apa yang ingin dituju oleh lembaga pendidikan. Perilaku belajar bagi mahasiswa Indonesia menganggap kuliah merupakan sumber pengatahuan utama, bahkan satu-satunya, sehingga catatan kuliah merupakan jimat yang ampuh dan dosen merupakan dewa pengetahuan.

            Lingkungan belajar seperti ini menempatkan dosen menjadi seperti tukang sulap yang kelihatan pintar tetapi hanya karena mengetahui muslihat-muslihat (tricks) yang sengaja disembunyikannya dan kemudian menjual pengetahuan tersebut melalui perkuliahan.

            Kebanyakan mahasiswa di Indonesia memperoleh pengetahuan sedikit demi sedikit seperti membeli kue dari sebuah warung. Kekeliruan persepsi ini bukan semata-mata kesalahan mahasiswa, persepsi tersebut dapat timbul justru dari sikap dosen yang secara tidak sadar telah menciptakan kondisi demikian.
Akibatnya, mahasiswa kebanyakan mempunyai perilaku untuk hanya datang, duduk,dengar dan catat [D3C]. Catatan kuliah dianggap sumber pengetahuan dan bahkan kalau perlu mahasiswa tidak usah datang ke kuliah tetapi cukup dengan mengkopi.

            Karena pendekatan pengendalian proses belajar-mengajar di kelas yang kurang mendukung, banyak mahasiswa yang merasa nyaman menjadi "mesin dengar kopi". Kalau tujuan individual akan dicapai secara efektif, kuliah harus dilakasnakan secara konsekuen.



B. Faktor Bertemu Dosen dengan Mahasiswa

            Mahasiswa dan dosen mempunyai kedudukan yang sama dalam akses terhadap pengetahuan. Dengan konsep ini, pengetahuan merupakan barang bebas, walaupun diperlukan biaya untuk memperolehnya. Dosen berbeda dengan mahasiswa karena wawasan dan pengalaman-pengalaman berharga yang dimiliki pada pengetahuannya.

            Wawasan dan pengalaman dosen diperoleh karena mereka telah mengalami proses belajar serta pergaulannya dengan para praktisi atau karena riset serta penelitian yang dilaksanakan. Dengan demikian, kuliah harus diartikan sebagai forum untuk mengkonfirmasikan pemahaman mahasiswa terhadap pengetahuan yang bebas tersebut.

            Fakta yang tidak dapat dihindari adalah bahwa waktu kuliah (tatap muka) adalah sangat pendek dan terbatas. Di pihak lain, cukupan materi kedalaman pemahaman tidak dapat diberikan secara seketika dalam waktu pendek tersebut.

            Masalahnya adalah, apakah yang harus dikerjakan dalam waktu yang sangat pendek dan terbatas tersebut ? Kalau kuliah diisi dengan kegiatan yang sebenarnya mahasiswa dapat melakukannya sendiri di luar jam temu kelas.

            Maka kelas tersebut sama sekali tidak mempunyai nilai tambah. Tidak terjadi proses belajar yang sesungguhnya, yang terjadi adalah pengalihan catatan dosen ke catatan kuliah mahasiswa melalui proses "mesin dengar kopi", sebuah proses yang bahkan jauh lebih primitif dibandingkan dengan fotokopi.

            Keefektifan temu kelas dalam menunjang proses belajar sangat bergantung pada pemahaman konsepsi dosen dan mahasiswa terhadap arti temu kelas. Kesenjangan pengertian dapat menimbulkan frustasi di kedua belah pihak.

C. Faktor Sarana dan Prasarana Mahasiswa

            Faktor lain terbatasnya sarana dan prasarana (buku, artikel, komputer) yang tersedia untuk bisa akses dalam pemberdayaan dan pengembangan diri. Situasi ini membuat kita berada pada disadvantaged position.

            Sudah saatnya sekarang kita bersama-sama mengartikan proses belajar merupakan kegiatan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap materi pengetahuan sebagai hasil kegiatan belajar mendiri. Agar image dosen tukang sulap, mahasiswa yang telah terlanjur menjadi "mesin dengar kopi" dapat ditingkatkan menjadi proses belajar mandiri, komunikatif, dinamis dan inovatif.
D. Penyeab Kemalasan Mahasiswa
  1. Tempat bermain game online
  2. Komputer tidak hanya di gunakan untuk mengerjakan tugas tetapi juga jejaring sosial seperti facebook, twitter hingga lupa waktu.
  3. Godaan kondisi lingkungan di kota besar yang ramai.

BAB III
PENUTUP

A. SIMPULAN
Berdasarkan  pembahasan “Motivasi Belajar Mahasiswa Semester Awal” dapat disimpulkan bahwa :
Peranan orang tua di rumah dan kondisi lingkungan di sekitar kos sangat mempengaruhi proses belajar anak dan di kampus konsultasi dengan dosen yang perlu di lakukan. Namun kesadaran mahasiswa itu sendiri untuk dapat menyesuaikan diri dan mencari tempat yang sesuai dengan cara belajar anak tersebut. Walaupun masih banyak mahasiswa semester awal yang belum bisa menyesuaikan diri dengan tempat kos dan cara pembelajaran di kampus yang berbeda jauh dengan kondisi saat di rumah dan di SMA dulu. Jadi tidak semua mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan tempat barunya, tetapi ada juga mahasiswa yang mampu menyesuaikan dirinya dengan baik.


B. SARAN
Bertolak dari peranan orang tua, dosen, dan lingkungan sekitar kos yang begitu banyak sumbangsihnya dalam pelaksanaan perkuliahan di kampus karena dirinya sudah menjadi mahasiswa, penyusun memberikan saran sebagai berikut:
  1. Sebaiknya orang tua perlu mengawasi anaknya walaupun dengan Hp, dan e-mail agar dapat belajar dengan baik.
  2. Dosen harus membimbing mahasiswanya agar tidak jenuh dalam perkuliahan.
  3. Mahasiswa itu sendiri perlu menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru.
DAFTAR PUSTAKA
Sura Merdeka Pergaulan-Metropolitan-ala-Mahasiswa.htm
SUARA WARGA - Perilaku Belajar Mahasiswa di Indonesia.htm

deeper- deeper - one ok rock chord

 [ intro ]
deeper- deeper - one ok rock chord
Em

i . [ verse ]
      Em
another step up
      Em
itas takina takina takina takina long
      Em
always digging
      Em
itas gettina gettinga gettinga get it on
   A          C                  Em
wherever you stand just start to walk
   A           C                  Em
everywhere you go goes round and round
       C             B
itas coming back to what i know


 [ chorus ]
     C               B
the deep deep deeper we go
        Em              G
feeling alone ,  but itas oh so simple ,  let it go
 C                B
dim dim dim the lightas low
         Em           G
but not blind ,  i can see the symbol ,  let it show
   C
mighty story
      B
donat hide it from me
   Em              G
itsudatte hito wa mayou ndatte
   C               B             Em
kizuichattatte shiranpuri shite iyou
         G
soshite good good days


 [ pre - verse : ]  Em

ii . [ verse ]

              Em
bokura wa umarete kara so ooku wo manabi
              Em
shi ni chikazuku ni tsurete ooku wo wasure
   A           C              Em
kizuita toki nya mou hai ni natteru
   A                  C                      Em
ikita akashi wo nokoshite oku ni wa mono ja nakute


adareka no kioku ni nokoru you na jinsei wo osusumeshimasua


 [ chorus ]
     C               B
the deep deep deeper we go
        Em              G
feeling alone ,  but itas oh so simple ,  let it go
 C                B
dim dim dim the lightas low
         Em           G
but not blind ,  i can see the symbol ,  let it show
   C
mighty story
      B
donat hide it from me
   Em              G
itsudatte hito wa mayou ndatte
   C               B             Em
kizuichattatte shiranpuri shite iyou
         G
soshite good good days

      C           B            Em      G
monogoto ni wa so donna toki datte
  C           B                   Em    G
 . . . . . . omake no nobishiro ga tsuite ite!

  A                       Em
nanika wo kizuki soshite kaete koete!
C                                      F#m     B
kiseki to iu na no hitsuzen wo kurikaeshite! ue he

Em                    G
we never we never we will not stop right here
Em                    G
we never we never we will not stop right here
Em                    G
we never we never we will not stop right here
Em                    G
we never we never we will not stop right here
Em                    G
we never we never we will not stop right here
Em                    G
we never we never we will not stop right here
Em                    G
we never we never we will not stop right here
C                     B
we never we never we will not stop right here

now choose wisely

C                    B
do what you do gotta get through
     Em             G
hetareteru jikan nante mijin mo nai zo
C                    B
koukai shinai you ni ikiru
        Em              G
sonna fuu ni ikitatte kui wa nokoru sa
C                   B
nagai mono ni makarete owaru?
 Em                  G
iya sore dokoroka maite owaru no sa
C                  B                   Em
yosoku sura deki ya shinai mou supiido de
      G
hora good good - bye

 [ end : ]
Em

Rabu, 21 Maret 2018

Chord I Was King - One Ok Rock

[ intro ]
Chord I Was King - One Ok Rock

D#m B F# G#m

 [ verse 1 ]
D#m           B
we said tonight
         F#            G#m
no going back
D#m            B 
nothing seems right
             F#            G#m
stuck in the past

 [ pre - chorus ]
D#m
when Am i ,  when Am i
D#m
gonna start living?
D#m
when Am i ,  when Am i
D#m
gonna move on?
D#m
when Am i ,  when Am i
D#m
gonna kill this feeling?
D#m
when Am i ,  when Am i
D#m
gonna stop this dreaming?

 [ chorus ]
           D#m
when i was king
      B
i was king
            F#        G#m
we had everything

           D#m
when i was king
      B
i was king
            F#        G#m
we had everything

 [ verse 2 ]
D#m         B
don奏 wanna go
               F#        G#m
i僧 holding on tight
D#m               B
something to live for
            F#          G#m
make it our nights

 ( shut down the sirens in our heads )

 [ chorus 2 ]
           D#m
when i was king
      B
i was king
            F#          G#m
we had everything

           D#m
when i was king
      B
i was king
            F#          G#m
we had everything

 [ interlude ]
D#5 B5 F#5 G#5

 [ breakdown ]
D#5
if i go down
               B5
i will go down fighting
        F#5
i鼠l go down
          G#5
down like lightning

D#m
if i go down
               B
i will go down fighting
        F#
i鼠l go down
          G#m
down like lightning

D#m
if i go down
               B
i will go down fighting
        F#
i鼠l go down
          G#m
down like lightning

 [ interlude 2 ]
F#5 D#5 F#5 G#5 A#5 G#5 F#5

F#5
when Am i when Am i
D#5         F#5     G#5
gonna start living?
A#5
when Am i when Am i
G#5        F#5
gonna move on?
F#5
when Am i when Am i
D#5             F#5       G#5
gonna kill this feeling?
A#5
when Am i when Am i
F#5             F#5
gonna stop this dreaming?

 [ chorus 3 ]
           D#m
when i was king
      B
i was king
          F#          G#m
and i was king

           D#m
when i was king
      B
i was king
            F#          G#m
we had everything
           D#5
yeah i was king

B5 F#5 G#5

Selasa, 20 Maret 2018

kARMA KESOMBONGAN RAJA ZANAS

Raja Zanas memerintah dengan sewenang-wenang. Kegemarannya menumpuk harta sebanyak mungkin yang diperolehnya dari pajak rakyatnya. Raja Zanas selain tamak juga seorang raja yang sangat kikir. Rakyat yang hidup sengsara tidak sekalipun pernah dipikirkannya. Anehnya raja yang zalim itu mempunyai kegemaran mendengarkan musik.

Padahal kata orang-orang bijak musik dapat memperhalus perasaan. Oleh karena itu yang menyukainya akan mempunyai perasaan yang lembut tetapi cerdas. Salah satu kegemaran Raja Zanas adalah mendengarkan tiupan suling. Kebetulan di negerinya ada seorang peniup seruling yang sangat pandai bernama Tarajan.

Raja Zanas sangat memanjakan Tarajan dan kerap mengirim peniup seruling itu ke seluruh penjuru negeri bahkan ke luar kerajaannya untuk berlomba. Tarajan selalu jadi juara pertama dan memperoleh hadiah-hadiah yang menggiurkan. Sayang karena hal itu Tarajan jadi sombong dan congkak. Karena sombongnya Tarajan mengaku dapat mengalahkan Dewa Apolo. Seorang Dewa bangsa Yunani yang sangat menguasai seni musik.

Tarajan mengusulkan pada Raja Zanas agar ia dipertandingkan dengan Apolo. Usul itu diterima dengan baik bahkan raja merasa bangga jika Tarajan dapat mengalahkan pemain musik dari kerajaan langit itu. Dewa Apolo yang mendengar tantangan itu menyanggupi. Justru Dewa itu ingin memberi pelajaran pada Tarajan dan Raja Zanas yang berkelakuan tidak lazim.

“Seandainya aku kalah biarlah aku mengabdi pada Raja Zanas seumur hidupku. Tetapi andaikan aku yang menang aku minta separuh kerajaanmu dan kuserahkan pada rakyatmu” kata Dewa Apolo. Raja Zanas dan Tarajan setuju. Mereka begitu yakin dapat mengalahkan Apolo yang tampak masih sangat muda itu.

Pada hari yang telah ditentukan pertandingan dimulai. Seluruh rakyat tumpah ruah ke halaman Istana. Sedangkan Dewa Zeus sebagai penguasa seluruh khayangan ikut menyaksikan tanpa seorang pun yang tahu. Sebagai penantang Tarajan dipersilakan meniup seruling terlebih dahulu. Dengan pongah Tarajan naik ke atas podium lalu segera meniup serulingnya. Seruling emas berbalut intan permata milik Tarajan segera mengumandangkan lagu-lagi yang sangat merdu. Naik turun seperti ombak. Lembut seperti angin pesisir. Bergolak seperti ombak menerjang karang.

Semua yang mendengarkan bagaikan tersihir. Begitu hebatnya tiupan seruling Tarajan. Raja Zanas tertawa terbahak-bahak dan yakin sekali peniup serulingnya akan keluar jadi pemenang. Tetapi Dewa Apolo tenang. Diam bagaikan patung, tetapi bibirnya tersenyum. Pertanda kagum juga pada permainan seruling Tarajan. Dan ketika usai sorak sorai seperti membelah angkasa. Tarajan berdiri berkacak pinggang dengan wajah sangat pongah.


Ketika giliran Dewa Apolo, Dewa kesenian itu mengangkat serulingnya dengan cantik sekali. Lembut bagaikan menimang bayi. Dan ketika bibirnya mulai meniupkan sebuah lagu, langit berpendar-pendar antara siang dan malam. Rakyat yang menonton terhanyut dalam irama yang luar biasa indah. Dengan mata terpejam semua menari dengan lembut sekali. Mereka pun menyanyi sebuah lagu kedamaian yang sekonyong saja mampu dinyanyikan. Rakyat yang jumlahnya tidak terhitung itu larut dalam lagu-lagu dan irama yang sebelumnya tidak pernah mereka dengarkan tetapi sangat merdu mendayu-dayu.

Akhirnya Dewa Zeus yang menampakkan diri menyatakan Apolo sebagai pemenangnya. Dan meminta Raja Zanas seger memberikan separuh kerajaannya pada rakyatnya. Tetapi raja kikir itu menolak hingga membuat Dewa Zeus marah. “Selama kau tidak memberikan pada rakyat apa yang telah kau janjikan, maka telingamu akan membesar setiap hari.” Kata Dewa Zeus.

Memang benar. Telinga Raja Zanas tiap hari semakin besar hingga sangat berat dan membuatnya tidak bisa berdiri apalagi berjalan. Jadilah ia raja bertelinga keledai. Akhirnya Raja Zanas menyerahkan separuh kerajaannya pada rakyatnya. Dan berjanji tidak lagi kikir dan tamak. Dewa Zeuslah saksi dari ucapannya.

MAKALAH PSIKOLOGI HUMANISTIK DAN APLIKASI BELAJAR TEORI HUMANISTIK

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam pembahasan ini antara lain:
1. Apakah pengertian teori belajar humanistik?
2. Siapa sja tokoh-tokoh belajar?
3. Bagaiman aplikasi belajar tersebut?
4.
C. Tujuan Masalah 
1. agar kita memahami tentang teori humanistik.
2. untuk mengetahui bagaimana cara menerapkan belajar humanistik dalam pendidikan.
3. untuk menyelesaiakan tugas kelompok pada mata kuliah dasa-dasar pemahaman tingkah laku.

BAB II
PEMBAHASAN

PSIKOLOGI HUMANISTIK
Abraham Maslow (1908- ) dapat dipandang sebagai bapak dari psikologi humanistic. Gerakan ini merupakan gerakan psikologi yang merasa tidak puas dengan psikologi behavioristik dan psikoanalisis, dan mencari alternatif psikologi yang fokusnya adalah manusia dangan cirri-ciri eksistensinya. Gerakan ini kemudian dikenal dengan psikologi humanistic (Misiak dan Sexton, 1988). Gerakan psikologi humanistik mulai di Amerika Serikat pada tahun 1950 dan terus berkembang. Para tokohnya berpendapat bahwa psikologi terutama psikologi behavioristik mendehumanisasi manusia. Sekalipun psikologi behavioristik menunjukkan keberhasilannya yang cukup spektakuler dalam bidang tertentu, namun sebenarnya gagal untuk memberikan sumbangan dalam pemahaman manusia dan kondisi eksistensinya.

Manusia adalah mahluk ayng kreatif, yang dikendalikan bukan oleh kekuatan-kekuatan ketidak sadaran – psikoanalisis --, melainkan oleh nilai-nilai dan pilihan-pilihannya sendiri. Dapa tahun 1958 Maslow menamakan psikologi humanistik sebagai “kekuatan yang ketiga”, disamping psikologi behavioristik dan psikoanalisis sebagia ekuatan pertama dan kekuatan kedua. Ia mengajukan teori tentang hairarchy of needs. Kebutuhan-kebutuhan atau needs ini adalah innate , yaitu :
Kebutuhan-kebutuhan fisiologis (the physiological needs);
Kebutuhan akan rasa aman, the safety needs 
Kebutuhan akan rasa cinta dan memiliki (the belongingness and love needs)
Kebutuhan akan penghargaan (the esteem needs)

Ada 4 ciri psikologi yang berorientasi humanistik, yaitu
Memusatkan perhatian pada person yang mengalami, dan karenanya berfokus pada pengalaman sebagai fenomena primer dalam mempelajari manusia. 
Menekankan pada kualitas-kualitas yang khas manusia, sperti kreativitas, aktualisasi diri , sebagai lawan dari pemikiran tentang manusia mekanistis dan reduksionistis 
Menyandarkan diri pad kebermaknaan dlam memilih masalah-masalah yang akan dipelajari dan prosedur-prosedur penelitian yang akan digunakan. 
Memberikan perhatian penuh dan meletakan nilai yang tinggi pada kemulyaan dan martabat manusia serta tertarik pada perkembangan potensi yang inheren pada setiap individu (Misiak dan sektor, 1998). Selain Maslow sebagai tokoh dalam psikologi humanistik juga Carl Rogers (1902-1987) yang terkenal dengan klien – centered therap. 

B. APLIKASI TEORI BELAJAR HUMANISTIK
Aplikasi teori humanistik lebih menunjuk pada ruh atau spirit selama proses pembelajaran yang mewarnai metode-metode yang diterapkan. Peran guru dalam pembelajaran humanistik adalah menjadi fasilitator bagi para siswa sedangkan guru memberikan motivasi, kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan siswa. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada siswa dan mendampingi siswa untuk memperoleh tujuan pembelajaran.

            Siswa berperan sebagai pelaku utama yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri. Diharapkan siswa memahami potensi diri , mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif.

            Tujuan pembelajaran lebih kepada proses belajarnya daripada hasil belajar. Adapun proses yang umumnya dilalui adalah :

1.   Merumuskan tujuan belajar yang jelas
2.   Mengusahakan partisipasi aktif siswa melalui kontrak belajar yang bersifat jelas , jujur dan positif.
3.   Mendorong siswa untuk mengembangkan kesanggupan siswa untuk belajar atas inisiatif sendiri
4.   Mendorong siswa untuk peka berpikir kritis, memaknai proses pembelajaran secara mandiri
5.   Siswa di dorong untuk bebas mengemukakan pendapat, memilih pilihannya sendiri, melakukkan apa yang diinginkan dan menanggung resiko dariperilaku yang ditunjukkan.
6.   Guru menerima siswa apa adanya, berusaha memahami jalan pikiran siswa, tidak menilai secara normatif tetapi mendorong siswa untuk bertanggungjawab atas segala resiko perbuatan atau proses belajarnya.
7.   Memberikan kesempatan murid untuk maju sesuai dengan kecepatannya
8.   Evaluasi diberikan secara individual berdasarkan perolehan prestasi siswa

Guru yang baik menurut teori ini adalah : Guru yang memiliki rasa humor, adil, menarik, lebih demokratis, mampu berhubungan dengan siswa dengan mudah dan wajar.Ruang kelads lebih terbuka dan mampu menyesuaikan pada perubahan. Sedangkan guru yang tidak efektif adalah guru yang memiliki rasa humor yang rendah ,mudah menjadi tidak sabar ,suka melukai perasaan siswa dengan komentsr ysng menyakitkan,bertindak agak otoriter, dan kurang peka terhadap perubahan yang ada.
Pembelajaran berdasarkan teori humanistik ini cocok untuk diterpkan pada materi-materi pembelajaran yang bersifat pembentukan kepribadian, hati nurani, perubahan sikap, dan analisis terhadap fenomena sosial. Indikator dari keberhasilan aplikasi ini adalah siswa merasa senang bergairah, berinisiatif dalam belajar dan terjaadi perubahan pola pikir, perilaku dan sikap atas kemauan sendiri. Siswa diharapkan menjadi manusia yang bebas, berani, tidak terikat oleh pendapat orang lain dan mengatur pribadinya sendiri secara bertanggungjawab tanpa mengurangi hak-hak orang lain atau melanggar aturan , norma , disiplin atau etika yang berlaku.

BAB III
PENUTUPAN


A. Kesimpulan 
Jadi dapat disimpulkan bahwa Teori Humanistik lebih melihat pada sisi perkembangan kepribadian manusia / individu. Psikolog humanistik mencoba untuk melihat kehidupan manusia sebagaimana manusia melihat kehidupan mereka. Mereka berfokus pada kemampuan manusia untuk berfikir secara sadar dan rasional untuk dalam mengendalikan hasrat biologisnya, serta dalam meraih potensi maksimal mereka. Dalam pandangan humanistik, manusia bertanggung jawab terhadap hidup dan perbuatannya serta mempunyai kebebasan dan kemampuan untuk mengubah sikap dan perilaku mereka

DAFTAR PUSTAKA

http://www.wikipedia.com
http://alkohol7.wordpress.com/2008/11/21/makalah-psikopen-teori-belajar/
http://www.dedeyahya.com/2011/05/makalah-teori-kepribadian-humanistik.html






Chord Gitar Listen - One ok rock (mudah)

Chord Gitar Listen - One ok  rock (mudah)


[  introverse  :    ]
F#                    A#m       G#            F#                     C#   A#m   A#m  *    *
you always  ,   call me  ,   full of regret  .     you want me to save you again

  [  instrumental  ]
A#m  F#  C#  G#   A#m  F#  C#  G#

  [  taka  .  versei  :    ]
A#m                   F#                  C#                G#                               
all these years  ,   the days go by  .     i宋e seen you fall  ,   A million times  . 
A#m        F#         C#                 
everybody makes  ,   mistakes

  [  avril  .  verseii  :    ]
   A#m                F#               C#                G#                               
it feels so hard  ,   to watch you hurt  .   from the pain  ,   A lesson learned  . 
A#m              F#           C#                 
this is how you find  ,   your way

  [  instrumental  ]
A#m  F#  C#  G#   A#m  F#  C#  G#


  [  taka  .  verseiii  :    ]
   A#m                  F#                 C#           G#                               
it feels so hard  ,   i宋e been there too  .    sky so dark  ,   no way through
 A#m          F#          C#                 
stories only scars can tell

  [  avril  .  verseiv  :    ]
         A#m                F#               C#              G# 
i宋e  -  got so much love  ,   for you my friend  .    ride or die  ,   until the end
    A#m            F#        C#       silence         
but only you can  ,   save yourself  .     you just have to


  [  chorus  ]
A#m         F#       C#             G#         A#m         F#       C#             G#
listen  ,   listen   i hope that you know  .       listen  ,   listen   i won奏 let you go
  A#m                F#                 C#                    G#
i wish you i could  ,   save you from the pain you宋e been through
    A#m         F#              C#              G#
and all i can tell you is the best thing to do  .     you宋e gotta
A#m         F#     C#              G#                 A#m         F#     C#              G#
listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah  .    listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah
A#m         F#     C#              G#
listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah
        A#m    F#  C#              G#
to  -  your heart    ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah


  [  avril  .  interlude  :    ]
A#m              C#    G#      A#m              C#    G#
listen  ,   listen              listen  ,   listen 

  [  taka  .  interlude  :    ]
A#m                C#       G#    A#m                C#       G#
listen  ,   listen  .   hitotsu dake  .    listen  ,   listen shiunji yo  -  oo i won奏 let you gooo

  [  taka  .  avril  .  finalversev  :    ]
  A#m      F#         C#           G#
furi yama  -  nai  ,   hame  -  na donna iii  the pain you宋e been through
    A#m         F#              C#              G#
and all i can tell you is the best thing to do    the best thing to dooo   (  you gotta  )


  [  final  .  chorus  :    ]
A#m         F#     C#              G#                A#m         F#     C#              G#
listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah  .   listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah
A#m         F#     C#              G#
listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah

  [  outro  ]
        A#m            F#      C#              G#
to  -  your heart to your heart  ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah  to your heart
A#m         F#     C#              G#
listen  ,   listen   ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah
        A#m    F#  C#              G#
to  -  your heart    ah aah  -  aah aah  -  aah aaa  -  aah  -  aah